Analisis Dampak Kecerdasan Buatan Generatif terhadap Pemahaman Keagamaan Peserta Didik: Kajian Literatur Sistematis

Authors

  • Salman Al Hanif Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.69901/0k3k7x58

Keywords:

kecerdasan buatan generatif, ChatGPT, pemahaman keagamaan, misinformasi, Pendidikan Agama Islam

Abstract

Kecerdasan buatan generatif (generative artificial intelligence/GenAI), termasuk ChatGPT dan Gemini, semakin banyak digunakan peserta didik untuk memperoleh informasi keagamaan secara cepat dan interaktif. Dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), teknologi tersebut berpotensi membantu peserta didik memahami konsep dasar, mencari rujukan awal, dan mengembangkan keberanian bertanya; namun, penggunaannya juga menimbulkan risiko misinformasi, kesalahan atribusi ayat atau hadis, penyederhanaan masalah fikih, serta penurunan ketergantungan pada otoritas keilmuan keagamaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak penggunaan GenAI terhadap pemahaman keagamaan peserta didik serta mengidentifikasi peran guru sebagai validator informasi. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Pencarian dilakukan pada Scopus, Garuda, dan Google Scholar menggunakan kata kunci generative artificial intelligence, ChatGPT, Gemini, religious education, Islamic education, Pendidikan Agama Islam, misinformation, dan teacher validation. Sebanyak 15 artikel yang diterbitkan pada rentang 2020–2026 memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis melalui sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa GenAI dapat mendukung pemahaman awal peserta didik melalui penjelasan konseptual, tanya jawab interaktif, dan penyediaan materi pembelajaran. Namun, sejumlah studi menemukan risiko berupa kesalahan fakta, atribusi sumber yang tidak akurat, jawaban yang berbeda pada pertanyaan serupa, serta penyajian informasi yang tampak meyakinkan tetapi tidak dapat diverifikasi. Oleh karena itu, guru PAI berperan sebagai validator keilmuan, pembimbing literasi digital keagamaan, dan pengambil keputusan pedagogis. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa GenAI berpotensi memperkuat pemahaman keagamaan apabila digunakan sebagai alat bantu pembelajaran, bukan sebagai pengganti guru atau sumber otoritas keagamaan. Rekomendasi implementasi mencakup penguatan literasi AI keagamaan, verifikasi sumber primer, penyusunan pedoman penggunaan GenAI, dan pelatihan guru dalam mengevaluasi keluaran AI.

References

Al-Munawwarah. (2026). Ethical use of generative artificial intelligence in Islamic religious education. https://ejournal.uiidalwa.ac.id/index.php/almunawwarah/article/view/5654

arXiv. (2026). AI and authenticity in Islamic research: A critical evaluation of generative AI reliability, hallucination, and source fidelity in Quranic, Hadith, and Fiqh knowledge. https://arxiv.org/html/2607.28237v1

Brill. (2025). Artificial intelligence in Islamic guidance: Assessing chatbot performance and jurisprudential adherence. Journal of Digital Islamic Research, 3(1), 33–52. https://brill.com/view/journals/jdir/3/1/article-p33_3.xml

Dublin City University. (2025). GenAI and misinformation in education: A systematic scoping review. https://doras.dcu.ie/31512/1/s00146-025-02536-y.pdf

Edupedia. (2026). Etika dan risiko kecerdasan artifisial generatif: Implikasi bagi Pendidikan Agama Islam. https://journal.ibrahimy.ac.id/index.php/edupedia/article/view/7588

Frontiers in Education. (2025). Ethical and regulatory challenges of generative AI in education: A systematic review. Frontiers in Education, 10, 1565938. https://doi.org/10.3389/feduc.2025.1565938

Frontiers in Education. (2025). Generative AI use in K-12 education: A systematic review. https://www.frontiersin.org/journals/education/articles/10.3389/feduc.2025.1647573/pdf

Government of Ireland. (2025). Guidance on artificial intelligence in schools. https://assets.gov.ie/static/documents/dee23cad/Guidance_on_Artificial_Intelligence_in_Schools_2025.pdf

Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., Shamseer, L., Tetzlaff, J. M., Akl, E. A., Brennan, S. E., Chou, R., Glanville, J., Grimshaw, J. M., Hróbjartsson, A., Lalu, M. M., Li, T., Loder, E. W., Mayo-Wilson, E., McDonald, S., … Moher, D. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. BMJ, 372, n71. https://doi.org/10.1136/bmj.n71

Springer. (2026). A critical review and actionable framework for integrating generative AI in education. https://link.springer.com/article/10.1007/s44217-026-01579-7

UIN Sumatera Utara. (2026). ChatGPT dan konstruksi otoritas keagamaan generasi Z. Al-Hikmah: Jurnal Studi Islam. https://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/alhikmah/article/view/30198

Yuan, L. (2026). Generative AI in teacher education: A systematic review. International Journal of Emerging Technologies in Learning, 21(4). https://ijere.iaescore.com/index.php/IJERE/article/view/37225

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Analisis Dampak Kecerdasan Buatan Generatif terhadap Pemahaman Keagamaan Peserta Didik: Kajian Literatur Sistematis. (2026). Khatulistiwa: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(1), 21-30. https://doi.org/10.69901/0k3k7x58

Similar Articles

31-40 of 44

You may also start an advanced similarity search for this article.