Integrasi Nilai Moderasi Beragama (Wasathiyah) dalam Kurikulum PAI: Tinjauan Sistematis Berbasis Scopus dan Sinta

Authors

  • Salman Al Hanif Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.69901/dwteqe50

Keywords:

moderasi beragama, wasathiyah, kurikulum PAI, Tinjauan sistematis, PRISMA

Abstract

Moderasi beragama (wasathiyah) telah menjadi agenda strategis pendidikan Islam Indonesia. Namun, integrasi sistematis nilai-nilai ini ke dalam kurikulum PAI masih menghadapi tantangan konseptual dan implementatif. Tinjauan sistematis ini bertujuan memetakan pola integrasi nilai wasathiyah dalam kurikulum PAI, mengidentifikasi strategi pedagogis yang digunakan, serta menganalisis celah penelitian berdasarkan literatur Scopus dan Sinta periode 2015–2025. Menggunakan protokol PRISMA 2020, penelusuran sistematis dilakukan terhadap basis data Scopus dan Garuda (Sinta). Temuan menunjukkan tiga pola utama integrasi: (1) integrasi filosofis-kurikuler melalui nilai tawassuth, tawazun, i‘tidal, dan tasamuh; (2) strategi pedagogis kontekstual melalui pembelajaran dialogis dan keteladanan guru; (3) tantangan implementasi berupa dominasi hidden curriculum, fragmentasi kebijakan, dan kesenjangan kapasitas guru. Kontribusi teoretis utama adalah perumusan tipologi Integrative-Wasathiyah Curriculum Model yang membedakan tiga level integrasi: filosofis, kurikuler, dan pedagogis. Kontribusi kontekstual adalah penegasan perlunya reposisi PAI dari transmisi doktrinal menuju formasi karakter kontekstual-aksioologis yang berorientasi pada rahmatan lil ‘alamin.

References

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using Thematic Analysis in Psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77-101.

Chadidjah, S., et al. (2021). Implementasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Pembelajaran PAI: Tinjauan Analisis pada Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi. Garuda Kemdikbud.

Integrasi Bahan Ajar Digital dalam Penguatan Moderasi Beragama di Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. (2026). Garuda Kemdiktisaintek.

Integrasi Nilai Moderasi Beragama dalam Kurikulum Merdeka. (2026). Garuda Kemdikbud.

Kementerian Agama RI. (2025). Wujudkan Asta Cita Presiden, Menag Dorong Kurikulum Cinta dan Kerukunan Umat.

Landasan Psikologi dalam Pendidikan Islam serta Relevansinya dalam Pembentukan Karakter Moderasi Beragama. (2023). Jurnal Al-Murabbi.

Moher, D., et al. (2021). PRISMA 2020 Explanation and Elaboration: Updated Guidance and Exemplars for Reporting Systematic Reviews. BMJ, 372, n160.

Muis, A. (2026). Incorporating Religious Moderation Values into the Islamic Religious Education Curriculum in Secondary Education: A Systematic Review of Goals, Experiences, Methods, and Evaluation. British Journal of Religious Education, 48(2), 248-262. https://doi.org/10.1080/01416200.2025.2494296

Page, M. J., et al. (2021). The PRISMA 2020 Statement: An Updated Guideline for Reporting Systematic Reviews. BMJ, 372, n71.

Penanaman Moderasi Agama dalam Pendidikan Agama Islam. (2024). Review of Multidisciplinary Education, Culture and Pedagogy.

Yuliana Ekasari, M. (2026). Mutiara Moderasi Wasathiyah: Integrasi Kearifan Lokal Sulawesi Tengah pada Pendidikan Islam di Era Society 5.0. Jurnal UIN Datokarama Palu.

Zulfatmi, Z. (2025). From Policy to Pedagogy: Religious Moderation as a Counter-Radicalization Strategy in Islamic Education — A Systematic Literature Review. Jurnal Pendidikan Islam UIN Sunan Kalijaga.

Downloads

Published

2024-08-31

How to Cite

Integrasi Nilai Moderasi Beragama (Wasathiyah) dalam Kurikulum PAI: Tinjauan Sistematis Berbasis Scopus dan Sinta. (2024). Khatulistiwa: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(2), 106-117. https://doi.org/10.69901/dwteqe50

Similar Articles

11-20 of 22

You may also start an advanced similarity search for this article.