Integrasi Gamifikasi dan Kecerdasan Buatan dalam Pembelajaran Al-Qur’an Hadis: Systematic Literature Review
Keywords:
gamifikasi, kecerdasan buatan, pembelajaran Al-Qur’an Hadis, motivasi belajar, efektivitas pembelajaranAbstract
Pembelajaran Al-Qur’an Hadis memerlukan strategi yang mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman peserta didik terhadap materi yang bersifat tekstual, normatif, dan kontekstual. Integrasi gamifikasi dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) menjadi salah satu pendekatan yang berpotensi menjawab kebutuhan tersebut melalui kuis interaktif, umpan balik langsung, pembelajaran adaptif, dan personalisasi materi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola integrasi gamifikasi dan AI dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadis serta mengevaluasi dampaknya terhadap motivasi belajar dan efektivitas pembelajaran. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan pada Scopus, Garuda, dan Google Scholar menggunakan kata kunci gamification, Kahoot, Quizizz, artificial intelligence, Qur’an learning, Hadith learning, Islamic education, dan Pendidikan Agama Islam. Sebanyak 15 artikel yang diterbitkan pada rentang 2019–2026 memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis melalui sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa gamifikasi paling banyak diterapkan melalui poin, lencana, papan peringkat, level, kuis interaktif, dan umpan balik waktu nyata pada platform seperti Quizizz dan Kahoot. Integrasi tersebut umumnya meningkatkan motivasi, keterlibatan, interaksi kelas, dan partisipasi peserta didik. Sementara itu, AI berkontribusi pada personalisasi pembelajaran, umpan balik adaptif, analisis kemajuan hafalan, serta pengembangan aplikasi pembelajaran Al-Qur’an dan hadis. Namun, efektivitas terhadap hasil belajar masih bergantung pada kualitas desain pembelajaran, kesesuaian konten, kesiapan guru, dan dukungan infrastruktur. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa integrasi gamifikasi dan AI berpotensi memperkuat pembelajaran Al-Qur’an Hadis apabila dirancang secara pedagogis dan tetap menjaga ketepatan sumber keagamaan. Rekomendasi implementasi mencakup pelatihan guru, pengembangan konten terkurasi, penggunaan elemen gamifikasi yang seimbang, serta evaluasi berkala terhadap dampak pembelajaran.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Khatulistiwa: Jurnal Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










